Showing posts with label #lewatpukulsembilan. Show all posts
Showing posts with label #lewatpukulsembilan. Show all posts

Saturday, September 7, 2013

Tulisan di kala hujan.

September 07, 2013 0 Comments
Sore ini di luar turun hujan yang cukup deras, tak begitu lama, hanya selang 30 menit setelah panasnya hari ini. Kemarau ini mungkin butuh sedikit sesuatu yang basah, mungkin kemarau merindukan hujan untuk sesaat, sebuah pelukan dari tetes air hujan dan wangi petrichor yang menyejukkan. Hujan yang tidak terlalu deras dan aku yang duduk manis menatapnya, hanya aku dan pikiranku yang merindukan sesuatu dibalik hujan yang turun ini. Kembali tentang aku dan hujan, atau mungkin juga kamu dan rintik hujan yang jatuh berlomba dengan pikiranku siapakah diantara keduanya yang lebih cepat dalam membuatku mengingat sesuatu yang aku rindukan. Tak ada yang salah jika hujan ini mengingatkanku kembali padamu yang sudah pergi, karena memang begitu fungsinya, hujan ini seolah menjadi mesin waktu penghubung antara aku dan sebuah kenangan dari masa lalu yang begitu banyak dan tak mampu aku ingat satu persatu.

Friday, September 6, 2013

Saturday, August 31, 2013

Kisah Cinta Klasik (I)

August 31, 2013 0 Comments
Kisah Cinta Klasik (mungkin)
Bagian pertama.

I
Belum bisa move on itu mungkin karena sebuah rasa penasaran akan si objek tersebut, mungkin rasa penasaran mengenai hal-hal apa saja yang masih bisa dilakukan bersama dengan orang tersebut. Bisa jadi kita berpikir kalau belum putus hal-hal apa sajakah yang bisa kita lakukan nanti? Mungkin masih bisa pergi kesini bareng, mungkin masih bisa makan ini bareng atau mungkin masih bisa ngobrolin ini bareng. Ya selebihnya karena rasa penasaran kamu tentang objekmu itu, mengapa kamu tidak bisa move on, penasaran bisa jadi salah satu alasan yang dianggap benar, karena rasa penasaran yang mendorong kita ingin tahu dan bahkan tak mau beranjak.

Friday, August 30, 2013

Lelaki dibalik seribu topeng.

August 30, 2013 0 Comments
Kisah ini adalah kisah tentang laki-laki dibalik seribu topeng, penuh kepalsuan dan kepura-puraan. Berhias segala keindahan dan rupa penuh bahagia, berhiaskan segala mimik yang memancarkan rona bahagia, tak pernah sedikit pun duka menghampirinya. Hanyalah senyuman bahagia dan tawa riang yang terlukis di wajahnya setiap hari, kamu akan mampu melihatnya dengan jelas.

Itulah dia, si laki-laki dengan seribu topeng. Namun ternyata semua yang dia tunjukan merupakan hiasan semata, aku yang kerap kali memergokinya melepas riasan wajah yang selalu melekat di wajahnya, iya benar, itu adalah topeng yang selalu dia kenakan setiap harinya. Ternyata itu hanyalah sebuah topeng, bahagia yang terpancar dari dirinya selama ini hanyalah buatan semata. Bermuka dua.

Thursday, August 29, 2013

Sebuah semoga..

August 29, 2013 0 Comments
Kepada kamu, tak banyak harapku akan dirimu, hanya sebuah semoga, semoga kelak kamu mampu menjadi seseorang yang berhasil membuatku kembali membuka pintu hatiku yang sudah lama enggan untuk terbuka lebar, memberanikan diri untuk melawan rasa takut akan terluka kembali dan semoga kamu yang akan menjadi sesorang yang tuhan kirimkan untukku yang nantinya mampu membantuku menghilangkan segala rasa takut dan trauma akan apa yang orang sebut dengan patah hati. Semenjak aku mengenal apa yang dinamakan patah hati, rasanya hati ini harus bekerja ekstra keras, entah untuk menutup segala kemungkinan akan itu, entah untuk menerimanya ketika itu sudah terjadi.. Entah..