Tulisan di kala hujan.
Maharani Fitri Lestari Nurnia
September 07, 2013
0 Comments
Sore ini di
luar turun hujan yang cukup deras, tak begitu lama, hanya selang 30 menit
setelah panasnya hari ini. Kemarau ini mungkin butuh sedikit sesuatu yang
basah, mungkin kemarau merindukan hujan untuk sesaat, sebuah pelukan dari tetes
air hujan dan wangi petrichor yang menyejukkan. Hujan yang tidak terlalu deras
dan aku yang duduk manis menatapnya, hanya aku dan pikiranku yang merindukan
sesuatu dibalik hujan yang turun ini. Kembali tentang aku dan hujan, atau
mungkin juga kamu dan rintik hujan yang jatuh berlomba dengan pikiranku
siapakah diantara keduanya yang lebih cepat dalam membuatku mengingat sesuatu
yang aku rindukan. Tak ada yang salah jika hujan ini mengingatkanku kembali
padamu yang sudah pergi, karena memang begitu fungsinya, hujan ini seolah menjadi
mesin waktu penghubung antara aku dan sebuah kenangan dari masa lalu yang
begitu banyak dan tak mampu aku ingat satu persatu.






