Showing posts with label #15harimenulisceritadiblog. Show all posts
Showing posts with label #15harimenulisceritadiblog. Show all posts

Wednesday, August 8, 2012

Favorite on my twitter

August 08, 2012 0 Comments

Tentang aku mencintaimu, itu urusanku.. Tentang kamu menolak ku itu urusanmu. Aku tetap pada urusanku :)
-Me

Tuhan mengirimkan seseorang dalam hidupmu tuk sebuah alasan, baik tuk belajar darinya atau tuk bersamanya hingga akhir hidupmu.
-@pepatah
Yang sulit itu memaafkan, merelakan, melepaskan, melupakan.
-Me


Hargai sesuatu yg pernah jd milikmu, jgn jadikan itu sbg musuh, jadikanlah sbg pengalaman krn itulah sebuah pembelajaran.
-@Lailarahmati
Jgn mencintai seseorg lebih dr kau mencintai Tuhan. Manusia akan mengecewakanmu bagaimanapun juga. Tapi Tuhan tidak.
-@pepatah
Salah satu hal tersulit dalam hidup adaah ketika kamu harus berhenti mencintai seseorang karena dia telah berhenti mencintaimu
-@pepatah
Jangan memaksa dia yg telah meninggalkanmu tuk kembali. Jika dia cukup bodoh melupakanmu, kamu harus cukup pintar melepaskannya.
-@pepatah
If you leave me without the reason, don't ever come back to me with the excuse
-@Graceiaaa

Terimakasih, sayang.

August 08, 2012 0 Comments
20, Januari 2001

Dear Diary,
Sudah genap 2 bulan sejak dia membatalkan pernikahan kami. Dan selama itu juga aku masih berdiam diri saja di kamar. Hanya keluar dari kamar jika aku perlu. Aku menjadi seorang yang pemarah, aku menjadi pemurung, aku terus-menerus cemberut, jika ada yang mengganggu sedikit saja aku akan marah sejadi-jadinya. Iya itu kata mama. Dan yang aku rasa memang aku menjadi seseorang yang seperti itu, kacau.

Aku yang tempramen sejak Agnan melakukan ini semua padaku. Dia mencampakkanku di hadapan keluarga dan teman-teman dekatku, membuat harga diriku seolah-olah menguap entah kemana. Aku benar-benar di permalukan, seumur hidupku dia lah seorang pria yang benar-benar mengobrak-abrik hidupku, menghancurkannya hingga menjadi molekul yang paling sederhana. Sungguh sejak kejadian itu aku benar-benar ragu untuk memulai kisah cinta lagi dengan pria mana pun, aku trauma. Bagaimana tidak? Pria bajingan itu membatalkan pernikahan pada H-7 ketika semua hal hampir rampung, ketika tinggal selangkah lagi untuk menuju sesuatu yang sudah aku mimpikan selama ini, dan ternyata aku dibodohi.. Dia selama ini menduakanku. Bajingan! Brengsek! Caci dan maki tidak akan cukup untuk menghina pria sepertimu! Jika ada kata yang lebih kasar dari apapun, itu takkan pernah cukup untukmu.. Kamu berhasil membuat seluruh hidupku menjadi muram dan berantakan.

Lalu mengapa kau memilih untuk sepakat sewaktu kita membicarakan tentang pernikahan? Kau malah berkata "tunggu saja, minggu depan aku akan datang bersama keluargaku" Iya kau benar, dan jadi maksudmu itu adalah kedokmu agar tidak ketauan bahwa kau adalah orang yang busuk? Sial!
Aku kalah olehmu, selamat karena kamu berhasil mengalahkanku! Apa kamu kira menikah itu adalah hal yang mudah? Tidak! Pernikahan itu hal yang sangat sakral! Kau bodoh, aku lebih bodoh tertipu olehmu. Aku belum berani untuk memulai lagi kisah cinta dengan siapa pun itu. Aku masih menutup rapat pintu hatiku untuk siapa pun, bukan karena masih ada rasaku padamu. Aku hanya ragu untuk memulai, aku takut kejadian tidak menyenangkan semacam itu akan terulang kedua kalinya. Sudah 2 bulan dan air mata ini tetap belum kering, masih teringat jelas bagaimana malunya Ayah dan Ibu, kau hebat sekali telah mempermalukan mereka. 2000 undangan telah disebar lalu tiba-tiba semuanya batal karena kau malah pergi dengan mantanmu itu! Brengsek! Agnan.. Aku benci kamu!
Aku tidak mau bertemu kamu lagi! Sungguh suram hidupku ini karenamu. Sialan,  kenapa hidupku harus sekacau ini. Aku kira hidupku akan berjalan lancar seperti yang aku rencanakan, ternyata tidak. Kau merusak rencana hidupku! Aku harap setelah ini semua kau mendapat karma atas apa yang kau perbuat padaku! Tuhan akan adil, dia berpihak padaku dibanding orang jahat sepertimu!



**
Ku temukan diaryku 5 tahun lalu, ternyata kejadian itu masih membekas di otakku. Aku tiba-tiba teringat akan rasa sakit dan kecewaku karena Agnan. Hatiku seolah merasakan kembali rasa sakit itu, air mataku berlomba ingin menetes. Astaga, tuhan.
Untung aku sedang sendirian di rumah, entah mengapa tiba-tiba aku ingin membereskan lemari buku yang berantakan itu. Ternyata aku temukan diaryku. Aku kembali bersedih dan menangis sejadi-jadinya. Untung suami dan anakku sedang pergi ke luar. Iya memang aku sekarang sudah menikah, Aku menikah dengan Dimas sejak 2 tahun lalu, anakku sekarang baru berumur 1 tahun. Dimas adalah pria yang sangat baik, dia berhasil menyembuhkan traumaku. Aku bahagia hidup bersamanya. Aku menangis bukan karena aku rindu atau pun masih sayang pada Agnan, tapi benciku ini begitu menggebu-gebu, aku begitu sakit hati. Tapi semenjak ada Dimas semua berubah menjadi baik, dia kembali membuat hidupku indah dan dia membuatku bahagia kembali. Ditambah sekarang kami memiliki seorang anak perempuan yang cantik. Trauma, ragu, dan rasa takutku berhasil dia hilangkan. Dia mengerti apa yang kurasa, dia sabar menghadapi aku yang seperti ini. Dia sayang padaku. Dia berhasil membawaku kembali dari kehidupanku yang gelap di masa lalu, semua hal kelam itu sudah aku buang jauh berkat Dimas.


Ku tutup diary itu, aku pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka agar tidak terlihat bahwa aku menangis.
Ku bereskan semua nya. Pukul 3 sore Dimas dan Sissy pulang, ah kebahagianku sudah sampai di rumah. Mereka yang membuat aku bahagia hingga sekarang. Terimakasih Dimas dan Sissy. Sekarang kami sedang bercengkrama dan tertawa di ruang tv.. Tuhan, jagalah kebahagiaanku ini, biarkan mereka tetap menjadi kebahagiaanku.. Semoga segala hal baik selalu berpihak padaku.

Dear my past..

August 08, 2012 0 Comments
Mungkin keningmu akan berkerut ketika tahu aku menuliskan lagi sebuah tulisan kacau tentangmu, dan kerutan di keningmu akan semakin dalam ketika kamu membaca cerita ini hingga akhir.
Muak kah kau dengan semua cerita tentangmu yang aku tulis ini?
Aku tak akan bosan menuliskan namamu dan semua tentangmu. Jika hal itu menyenangkan bagiku, biarkan aku tetap melakukan ini. Ini  bisa menjadi sebuah hiburan bagiku, mungkin segala tentang kamu adalah hal paling menyenangkan. Jantungku kadang berdebar jika mengingatmu. Ah ternyata kamu masih tetap jago membuat hatiku berdebar kencang. Membayangkanmu membuat perasaanku kacau balau, kadang itu senang dan menjadikan senyum manis lalu beberapa detik kemudian senyum itu akan seketika berubah menjadi kemurungan yang menyedihkan. Membayangkan kenanganku bersamamu membuatku serasa terbang tinggi namun kau lupa menurunkan ku perlahan malah membuatku jatuh terbanting. Tanpa ingat bagaimana cara untuk membangunkanku lagi.

Ribuan rintik hujan lalu membasahiku, rintik hujan itu seperti rinduku yang nanti menjadi kubangan rindu dan akan menguap jika terkena matahari dan rinduku pun akan menguap hilang jika aku bertemu denganmu.

Kamu adalah seseorang yang menjelma menjadi ribuan kata rindu yang selalu aku ucap.
Dan sejak kamu menjelma menjadi mimpiku, rasanya aku ingin segera melewati hari ini agar cepat kembali pada malam hari ketika aku pergi tidur, dan bertemu kamu dalam mimpi..

Ribuan kata pun nampaknya tidak akan pernah habis untuk menuliskan cerita tentangmu.
Kata-kata tidak akan pernah cukup untuk mendeskripsikan segala tentangmu.
Entahlah, tulisan yang muncul dari kepalaku ini selalu tentangmu, tak ada yang lain.
Yang berlari di kepalaku, kamu. Yang namanya selalu ku sebut, kamu. Yang ada di mimpiku, kamu.
Meski aku bukanlah yang pertama, bukanlah yang utama dan bukan prioritas hidupmu. Dalam ruang ingatanku, di salah satu ruang di otakku banyak terpajang gambar.
Yang paling besar itu kamu dengan bingkai paling besar, paling indah dan tak ada gantinya.
Jika kau suruh aku membencimu, rasanya itu akan sia-sia.
Aku terpaku menatapmu disini, jejakmu semakin samar dan hilang bersama angin, jika aku rindu aku berbisik pada angin dan berharap mungkin dia akan menyampaikannya padamu melalui hembusannya..
Jika merasa sepi aku berbicara pada bulan, bercerita dan berharap bahwa kamu ada disini lagi.

Baiklah setelah kamu baca ini, jangan anggap aku gadis cengeng lagi. Karena setelah tulisan ini selesai aku akan berusaha menghapus kamu dari ingatanku, walaupun sepertinya otakku akan merespon gagal.
Seandainya kamu memang benar-benar membaca ini *mungkin sudah banyak kata andai ya* aku hanya mendoakan yang terbaik bagimu dan hidupmu, baik-baik setelah aku pergi dan tolong perbaiki pola hidupmu. Hati-hati, jaga dirimu baik-baik.

Salam hangat dan sampai jumpa.
Kepada cowo berambut gondrong. Dengan ukuran badan 2x lipat dari saya.
Sekali lagi, salam manis dariku yang sudah kamu lupakan. I start to keep you away from me and forget about you. But... Keep looking forward, if you miss me, need me, say it. 
Sincerely. Me.

Kamu dan hujan..

August 08, 2012 0 Comments
"Aku rindu bermain bersama kamu dan hujan"

Apakah kamu rindu juga? Apakah hujan rindu kita juga? Apakah kita rindu bermain bersama?

"Aku selalu bahagia saat hujan turun, karena aku dapat mengenangmu untukku sendiri"
Ingat lirik lagu itu? Itu lagu kita, kita dan hujan itu memang identik. Hujan memang senang bila kita bersama. Percikan air, kubangan.. Dingin, suasana romantis..
Karena hujan pernah menahanmu disini untukku, ingat ketika kita sedang berdua lalu hujan turun, kamu tidak bisa pulang di rumahku? Hujan menahan kamu disini untuk tinggal dengan aku lebih lama lagi, begitu pun jika aku di rumahmu dan hujan turun, hujan mengerti aku dan doa ku turun bersama gemericik air. Bahwa kita dibiarkan lebih lama bersama oleh hujan.. Terlalu banyak kenangan antara kita dan hujan. Namun aku selalu bergumam dan menggerutu jika hujan turun, banyak nya rintik yang turun mungkin sebanding dengan jumlah kenanganku bersamamu bahkan entah berapa kali ketika kita bersama hujan ikut bermain bersama kita, dia jadi sahabat kita. Bukankah katamu, kamu suka hujan? Bahkan hujan pernah kau tulis sebagai nama friendstermu dulu. Kadang aku suka hujan, kadang aku benci hujan. Keduanya terjadi karena aku ingat kamu. Hujan itu benar-benar mengingatkanku padamu..

Waktu hujan turun dan aku sedang demam di rumahmu, kamu suruh aku tidur siang dan kamu menyelimutiku agar aku tidak kedinginan, mencium keningku.. Sial! Hujan menjadi latar dari kenangan kita ini! Hujan itu mengibaratkan keromantisanmu.. Gak ada lagi yang peluk aku kalo aku kedinginan karena hujan.. Kita pergi main bersama, hujan turun. Kita berteduh, hujan reda. Kita pergi lagi, hujan turun lagi dan selalu begitu. Uh dia mungkin sedang bercanda dengan kita.

Kenangan romantisku denganmu selalu dengan latar hujan. Ingatkah? Ingatkah? Apakah kenangan indah ini hanya anggapanku saja? Kamu tidak menganggap begitu ya? Jawab aku! Jawab! Sebentar, apakah yang aku anggap kenangan ini indah kamu anggap begitu juga? Apa kamu berpikiran sama denganku? Apa jangan-jangan selama ini aku hanya cinta sendiri? Apa kamu tidak cinta aku selama ini? Apa kenangan kita bersama-sama dengan hujan hanyalah sekedar tinta yang kau gunakan untuk mengisi kertas ceritaku tanpa arti apapun? Apa maksud setiap kenangan ini? Setiap pelukan dan kecupan dikala hujan? Apa kamu dan hujan sebenarnya berpura-pura dan berkonspirasi di belakangku? Ribuan pertanyaan ini menyerbu kepalaku secara berkeroyok. Hujan begitu menjadi pertanyaan dan misteri!!

Tolong, kepada kamu dengan penuh kebencian. Aku minta kamu sisakan sedikit ruang di otakmu untuk aku dan semua kenangan ini. Aku akan coba membencimu.
Aku membencimu, itu urusanku. Bagaimana kamu kepadaku itu urusanmu....

Hadiah dalam hidupku

August 08, 2012 0 Comments
"Kamu itu hadiah yang tuhan kasih buat jaga aku dan nyayangin aku"
Kata-kata itu cocok nya aku kasih ke kamu yang nemenn aku selama 2 tahun, tapi ya itu cocok nya dikasihin ke kamu dulu, waktu kamu masih milik aku.. Hahahaha lantas nanti kata-kata itu akan jadi milik siapa? Siapa orang beruntung yang tuhan berikan buat hadiah aku nanti? Well see.. Hadiah tuhan buat aku pasti akan sangat spesial.



"Aku ga ngarepin hadiah benda dari kamu buat ulang tahun aku, kamu nemenin aku selama aku ulang tahun juga itu udah hadiah yang terbaik buat aku"
Itu doa atau apa ya? Itu... Itu permintaan aku sama kamu, untuk ulang tahun aku yang ke 15, 16 dan 17. Walaupun ternyata yang aku dapetin di ulang tahun ke 15 adalah aku ngerasain rasanya hampir diputusin pacar pas ulang tahun :| ini jleb banget sumpeh.. Terus 16 tahun nya adalah ngerasain ditinggal pacar asrama ya sebut aja LDR :|
Lalalalala ini hadiah macam apa ya tuhan? 2 tahun berturut-turut noh suram ulang tahunnya.
Tapi walaupun emang pas 16 tahun ditinggal LDR tapi kamu sempet buatin kado buat aku, kadonya kamu bikinin aku lampu tidur waaaah gak nyangka dikira gak akan kasih apa apa tapi tetep aja ngenes kamu udah janji temenin tapi taunyaaaaa *eaaaa galau*
Terus 17 tahun, men ini ga ada artinya banget ini duh sedih gak berkesan :'(
Mana yang katanya janji mau temenin 17 tahun aku? Manaaaa? *nangis dipojokan kamar*
Ditunggu dan diharepin ngucapin jam 12 teng eh malah ngucapin jam 12 kurang mau ke tanggal 3 bukan jam 00.00 tepat tanggal 2. Ah ini bikin down banget waktu itu! Disini aku ngerasa gak adil. Aaaaa tapi yaudalah :| *nangis dipojokan kamar*



"I'm proud be a part of you guys, god has sent me an angel to make me happy everyday. God give me a great gift and called it friends.. So glad to have you all guys"
Tulisan ini di sponsori oleh rasa sayang saya terhadap semua teman-teman saya *eaaaa ditimpuk sepatu*
Teruntuk ipa 3, X7, 9G, 8H, 7B, SD Dayeuhkolot XI, Paskhara 43'07, OSIS dan semua yang aku kenal.. Wuhuuuu pasti tak terhitung. Tak terhitung jumlah kenangan kita teman-teman. Aku mau bilang makasih banget untuk semuanya, kalian itu benar-benar segalanya..
Kalian yang paling tau caranya buat aku tertawa itu gimana.. Aku bangga dan seneng punya kalian, aku suka sama setiap kenangan kita. Aaaaaa teman-teman, aku sayang sekali kalian.
Teman itu lebih dari segalanya, mereka yang bikin aku selalu seneng..



"Seperangkat tempat bekal makanan, tempat pensil dan isinya.. Note book, map dan stationery kit"
Barang-barang hadiah 17 tahun dari teman-teman.. Waaaaa gak nyangka akan ada yang kasih kado hihihi makasih teman-teman, kadonya berguna sekali...



"De, kalo kita udahan sekarang gimana?"
Men, itu hadiah terburuk dalam hidup gw!
Haaaa 20 Desember 2010 itu jadi akhir taun yang bad banget. Kenapa mesti di 5 hari sebelum 26bulanan kamu putusin aku? Ah salah aku apa hah? Kurang apa lagi? Jahat kan jahat! Kenapa waktu itu ajak main kalo endingnya gini. Oke berhenti nyeselin kamu pergi. Semoga ada yang lebih baik dibalik ini.



Aaaaah sebenarnya memang banyak hadiah yang aku dapat dalam hidupku.. Sangat banyak.. Gak mungkin rasanya aku tulis semuamuanya.. Yang aku tulis disini ya seengganya yang berkesan di hidup aku, mau itu nyenengin dan sebaliknya.. Ya Allah jangan bosen kirim hadiah untuk aku ya, siapin banyak hadiah buat aku ya.. Hadiah yang manis-manis, aku tunggu :)