Showing posts with label #15harimenulisceritadiblog. Show all posts
Showing posts with label #15harimenulisceritadiblog. Show all posts

Wednesday, August 8, 2012

Favorite on my twitter

August 08, 2012 0 Comments

Tentang aku mencintaimu, itu urusanku.. Tentang kamu menolak ku itu urusanmu. Aku tetap pada urusanku :)
-Me

Tuhan mengirimkan seseorang dalam hidupmu tuk sebuah alasan, baik tuk belajar darinya atau tuk bersamanya hingga akhir hidupmu.
-@pepatah
Yang sulit itu memaafkan, merelakan, melepaskan, melupakan.
-Me


Hargai sesuatu yg pernah jd milikmu, jgn jadikan itu sbg musuh, jadikanlah sbg pengalaman krn itulah sebuah pembelajaran.
-@Lailarahmati
Jgn mencintai seseorg lebih dr kau mencintai Tuhan. Manusia akan mengecewakanmu bagaimanapun juga. Tapi Tuhan tidak.
-@pepatah
Salah satu hal tersulit dalam hidup adaah ketika kamu harus berhenti mencintai seseorang karena dia telah berhenti mencintaimu
-@pepatah
Jangan memaksa dia yg telah meninggalkanmu tuk kembali. Jika dia cukup bodoh melupakanmu, kamu harus cukup pintar melepaskannya.
-@pepatah
If you leave me without the reason, don't ever come back to me with the excuse
-@Graceiaaa

Terimakasih, sayang.

August 08, 2012 0 Comments
20, Januari 2001

Dear Diary,
Sudah genap 2 bulan sejak dia membatalkan pernikahan kami. Dan selama itu juga aku masih berdiam diri saja di kamar. Hanya keluar dari kamar jika aku perlu. Aku menjadi seorang yang pemarah, aku menjadi pemurung, aku terus-menerus cemberut, jika ada yang mengganggu sedikit saja aku akan marah sejadi-jadinya. Iya itu kata mama. Dan yang aku rasa memang aku menjadi seseorang yang seperti itu, kacau.

Aku yang tempramen sejak Agnan melakukan ini semua padaku. Dia mencampakkanku di hadapan keluarga dan teman-teman dekatku, membuat harga diriku seolah-olah menguap entah kemana. Aku benar-benar di permalukan, seumur hidupku dia lah seorang pria yang benar-benar mengobrak-abrik hidupku, menghancurkannya hingga menjadi molekul yang paling sederhana. Sungguh sejak kejadian itu aku benar-benar ragu untuk memulai kisah cinta lagi dengan pria mana pun, aku trauma. Bagaimana tidak? Pria bajingan itu membatalkan pernikahan pada H-7 ketika semua hal hampir rampung, ketika tinggal selangkah lagi untuk menuju sesuatu yang sudah aku mimpikan selama ini, dan ternyata aku dibodohi.. Dia selama ini menduakanku. Bajingan! Brengsek! Caci dan maki tidak akan cukup untuk menghina pria sepertimu! Jika ada kata yang lebih kasar dari apapun, itu takkan pernah cukup untukmu.. Kamu berhasil membuat seluruh hidupku menjadi muram dan berantakan.

Lalu mengapa kau memilih untuk sepakat sewaktu kita membicarakan tentang pernikahan? Kau malah berkata "tunggu saja, minggu depan aku akan datang bersama keluargaku" Iya kau benar, dan jadi maksudmu itu adalah kedokmu agar tidak ketauan bahwa kau adalah orang yang busuk? Sial!
Aku kalah olehmu, selamat karena kamu berhasil mengalahkanku! Apa kamu kira menikah itu adalah hal yang mudah? Tidak! Pernikahan itu hal yang sangat sakral! Kau bodoh, aku lebih bodoh tertipu olehmu. Aku belum berani untuk memulai lagi kisah cinta dengan siapa pun itu. Aku masih menutup rapat pintu hatiku untuk siapa pun, bukan karena masih ada rasaku padamu. Aku hanya ragu untuk memulai, aku takut kejadian tidak menyenangkan semacam itu akan terulang kedua kalinya. Sudah 2 bulan dan air mata ini tetap belum kering, masih teringat jelas bagaimana malunya Ayah dan Ibu, kau hebat sekali telah mempermalukan mereka. 2000 undangan telah disebar lalu tiba-tiba semuanya batal karena kau malah pergi dengan mantanmu itu! Brengsek! Agnan.. Aku benci kamu!
Aku tidak mau bertemu kamu lagi! Sungguh suram hidupku ini karenamu. Sialan,  kenapa hidupku harus sekacau ini. Aku kira hidupku akan berjalan lancar seperti yang aku rencanakan, ternyata tidak. Kau merusak rencana hidupku! Aku harap setelah ini semua kau mendapat karma atas apa yang kau perbuat padaku! Tuhan akan adil, dia berpihak padaku dibanding orang jahat sepertimu!



**
Ku temukan diaryku 5 tahun lalu, ternyata kejadian itu masih membekas di otakku. Aku tiba-tiba teringat akan rasa sakit dan kecewaku karena Agnan. Hatiku seolah merasakan kembali rasa sakit itu, air mataku berlomba ingin menetes. Astaga, tuhan.
Untung aku sedang sendirian di rumah, entah mengapa tiba-tiba aku ingin membereskan lemari buku yang berantakan itu. Ternyata aku temukan diaryku. Aku kembali bersedih dan menangis sejadi-jadinya. Untung suami dan anakku sedang pergi ke luar. Iya memang aku sekarang sudah menikah, Aku menikah dengan Dimas sejak 2 tahun lalu, anakku sekarang baru berumur 1 tahun. Dimas adalah pria yang sangat baik, dia berhasil menyembuhkan traumaku. Aku bahagia hidup bersamanya. Aku menangis bukan karena aku rindu atau pun masih sayang pada Agnan, tapi benciku ini begitu menggebu-gebu, aku begitu sakit hati. Tapi semenjak ada Dimas semua berubah menjadi baik, dia kembali membuat hidupku indah dan dia membuatku bahagia kembali. Ditambah sekarang kami memiliki seorang anak perempuan yang cantik. Trauma, ragu, dan rasa takutku berhasil dia hilangkan. Dia mengerti apa yang kurasa, dia sabar menghadapi aku yang seperti ini. Dia sayang padaku. Dia berhasil membawaku kembali dari kehidupanku yang gelap di masa lalu, semua hal kelam itu sudah aku buang jauh berkat Dimas.


Ku tutup diary itu, aku pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka agar tidak terlihat bahwa aku menangis.
Ku bereskan semua nya. Pukul 3 sore Dimas dan Sissy pulang, ah kebahagianku sudah sampai di rumah. Mereka yang membuat aku bahagia hingga sekarang. Terimakasih Dimas dan Sissy. Sekarang kami sedang bercengkrama dan tertawa di ruang tv.. Tuhan, jagalah kebahagiaanku ini, biarkan mereka tetap menjadi kebahagiaanku.. Semoga segala hal baik selalu berpihak padaku.

Dear my past..

August 08, 2012 0 Comments
Mungkin keningmu akan berkerut ketika tahu aku menuliskan lagi sebuah tulisan kacau tentangmu, dan kerutan di keningmu akan semakin dalam ketika kamu membaca cerita ini hingga akhir.
Muak kah kau dengan semua cerita tentangmu yang aku tulis ini?
Aku tak akan bosan menuliskan namamu dan semua tentangmu. Jika hal itu menyenangkan bagiku, biarkan aku tetap melakukan ini. Ini  bisa menjadi sebuah hiburan bagiku, mungkin segala tentang kamu adalah hal paling menyenangkan. Jantungku kadang berdebar jika mengingatmu. Ah ternyata kamu masih tetap jago membuat hatiku berdebar kencang. Membayangkanmu membuat perasaanku kacau balau, kadang itu senang dan menjadikan senyum manis lalu beberapa detik kemudian senyum itu akan seketika berubah menjadi kemurungan yang menyedihkan. Membayangkan kenanganku bersamamu membuatku serasa terbang tinggi namun kau lupa menurunkan ku perlahan malah membuatku jatuh terbanting. Tanpa ingat bagaimana cara untuk membangunkanku lagi.

Ribuan rintik hujan lalu membasahiku, rintik hujan itu seperti rinduku yang nanti menjadi kubangan rindu dan akan menguap jika terkena matahari dan rinduku pun akan menguap hilang jika aku bertemu denganmu.

Kamu adalah seseorang yang menjelma menjadi ribuan kata rindu yang selalu aku ucap.
Dan sejak kamu menjelma menjadi mimpiku, rasanya aku ingin segera melewati hari ini agar cepat kembali pada malam hari ketika aku pergi tidur, dan bertemu kamu dalam mimpi..

Ribuan kata pun nampaknya tidak akan pernah habis untuk menuliskan cerita tentangmu.
Kata-kata tidak akan pernah cukup untuk mendeskripsikan segala tentangmu.
Entahlah, tulisan yang muncul dari kepalaku ini selalu tentangmu, tak ada yang lain.
Yang berlari di kepalaku, kamu. Yang namanya selalu ku sebut, kamu. Yang ada di mimpiku, kamu.
Meski aku bukanlah yang pertama, bukanlah yang utama dan bukan prioritas hidupmu. Dalam ruang ingatanku, di salah satu ruang di otakku banyak terpajang gambar.
Yang paling besar itu kamu dengan bingkai paling besar, paling indah dan tak ada gantinya.
Jika kau suruh aku membencimu, rasanya itu akan sia-sia.
Aku terpaku menatapmu disini, jejakmu semakin samar dan hilang bersama angin, jika aku rindu aku berbisik pada angin dan berharap mungkin dia akan menyampaikannya padamu melalui hembusannya..
Jika merasa sepi aku berbicara pada bulan, bercerita dan berharap bahwa kamu ada disini lagi.

Baiklah setelah kamu baca ini, jangan anggap aku gadis cengeng lagi. Karena setelah tulisan ini selesai aku akan berusaha menghapus kamu dari ingatanku, walaupun sepertinya otakku akan merespon gagal.
Seandainya kamu memang benar-benar membaca ini *mungkin sudah banyak kata andai ya* aku hanya mendoakan yang terbaik bagimu dan hidupmu, baik-baik setelah aku pergi dan tolong perbaiki pola hidupmu. Hati-hati, jaga dirimu baik-baik.

Salam hangat dan sampai jumpa.
Kepada cowo berambut gondrong. Dengan ukuran badan 2x lipat dari saya.
Sekali lagi, salam manis dariku yang sudah kamu lupakan. I start to keep you away from me and forget about you. But... Keep looking forward, if you miss me, need me, say it. 
Sincerely. Me.

Kamu dan hujan..

August 08, 2012 0 Comments
"Aku rindu bermain bersama kamu dan hujan"

Apakah kamu rindu juga? Apakah hujan rindu kita juga? Apakah kita rindu bermain bersama?

"Aku selalu bahagia saat hujan turun, karena aku dapat mengenangmu untukku sendiri"
Ingat lirik lagu itu? Itu lagu kita, kita dan hujan itu memang identik. Hujan memang senang bila kita bersama. Percikan air, kubangan.. Dingin, suasana romantis..
Karena hujan pernah menahanmu disini untukku, ingat ketika kita sedang berdua lalu hujan turun, kamu tidak bisa pulang di rumahku? Hujan menahan kamu disini untuk tinggal dengan aku lebih lama lagi, begitu pun jika aku di rumahmu dan hujan turun, hujan mengerti aku dan doa ku turun bersama gemericik air. Bahwa kita dibiarkan lebih lama bersama oleh hujan.. Terlalu banyak kenangan antara kita dan hujan. Namun aku selalu bergumam dan menggerutu jika hujan turun, banyak nya rintik yang turun mungkin sebanding dengan jumlah kenanganku bersamamu bahkan entah berapa kali ketika kita bersama hujan ikut bermain bersama kita, dia jadi sahabat kita. Bukankah katamu, kamu suka hujan? Bahkan hujan pernah kau tulis sebagai nama friendstermu dulu. Kadang aku suka hujan, kadang aku benci hujan. Keduanya terjadi karena aku ingat kamu. Hujan itu benar-benar mengingatkanku padamu..

Waktu hujan turun dan aku sedang demam di rumahmu, kamu suruh aku tidur siang dan kamu menyelimutiku agar aku tidak kedinginan, mencium keningku.. Sial! Hujan menjadi latar dari kenangan kita ini! Hujan itu mengibaratkan keromantisanmu.. Gak ada lagi yang peluk aku kalo aku kedinginan karena hujan.. Kita pergi main bersama, hujan turun. Kita berteduh, hujan reda. Kita pergi lagi, hujan turun lagi dan selalu begitu. Uh dia mungkin sedang bercanda dengan kita.

Kenangan romantisku denganmu selalu dengan latar hujan. Ingatkah? Ingatkah? Apakah kenangan indah ini hanya anggapanku saja? Kamu tidak menganggap begitu ya? Jawab aku! Jawab! Sebentar, apakah yang aku anggap kenangan ini indah kamu anggap begitu juga? Apa kamu berpikiran sama denganku? Apa jangan-jangan selama ini aku hanya cinta sendiri? Apa kamu tidak cinta aku selama ini? Apa kenangan kita bersama-sama dengan hujan hanyalah sekedar tinta yang kau gunakan untuk mengisi kertas ceritaku tanpa arti apapun? Apa maksud setiap kenangan ini? Setiap pelukan dan kecupan dikala hujan? Apa kamu dan hujan sebenarnya berpura-pura dan berkonspirasi di belakangku? Ribuan pertanyaan ini menyerbu kepalaku secara berkeroyok. Hujan begitu menjadi pertanyaan dan misteri!!

Tolong, kepada kamu dengan penuh kebencian. Aku minta kamu sisakan sedikit ruang di otakmu untuk aku dan semua kenangan ini. Aku akan coba membencimu.
Aku membencimu, itu urusanku. Bagaimana kamu kepadaku itu urusanmu....

Hadiah dalam hidupku

August 08, 2012 0 Comments
"Kamu itu hadiah yang tuhan kasih buat jaga aku dan nyayangin aku"
Kata-kata itu cocok nya aku kasih ke kamu yang nemenn aku selama 2 tahun, tapi ya itu cocok nya dikasihin ke kamu dulu, waktu kamu masih milik aku.. Hahahaha lantas nanti kata-kata itu akan jadi milik siapa? Siapa orang beruntung yang tuhan berikan buat hadiah aku nanti? Well see.. Hadiah tuhan buat aku pasti akan sangat spesial.



"Aku ga ngarepin hadiah benda dari kamu buat ulang tahun aku, kamu nemenin aku selama aku ulang tahun juga itu udah hadiah yang terbaik buat aku"
Itu doa atau apa ya? Itu... Itu permintaan aku sama kamu, untuk ulang tahun aku yang ke 15, 16 dan 17. Walaupun ternyata yang aku dapetin di ulang tahun ke 15 adalah aku ngerasain rasanya hampir diputusin pacar pas ulang tahun :| ini jleb banget sumpeh.. Terus 16 tahun nya adalah ngerasain ditinggal pacar asrama ya sebut aja LDR :|
Lalalalala ini hadiah macam apa ya tuhan? 2 tahun berturut-turut noh suram ulang tahunnya.
Tapi walaupun emang pas 16 tahun ditinggal LDR tapi kamu sempet buatin kado buat aku, kadonya kamu bikinin aku lampu tidur waaaah gak nyangka dikira gak akan kasih apa apa tapi tetep aja ngenes kamu udah janji temenin tapi taunyaaaaa *eaaaa galau*
Terus 17 tahun, men ini ga ada artinya banget ini duh sedih gak berkesan :'(
Mana yang katanya janji mau temenin 17 tahun aku? Manaaaa? *nangis dipojokan kamar*
Ditunggu dan diharepin ngucapin jam 12 teng eh malah ngucapin jam 12 kurang mau ke tanggal 3 bukan jam 00.00 tepat tanggal 2. Ah ini bikin down banget waktu itu! Disini aku ngerasa gak adil. Aaaaa tapi yaudalah :| *nangis dipojokan kamar*



"I'm proud be a part of you guys, god has sent me an angel to make me happy everyday. God give me a great gift and called it friends.. So glad to have you all guys"
Tulisan ini di sponsori oleh rasa sayang saya terhadap semua teman-teman saya *eaaaa ditimpuk sepatu*
Teruntuk ipa 3, X7, 9G, 8H, 7B, SD Dayeuhkolot XI, Paskhara 43'07, OSIS dan semua yang aku kenal.. Wuhuuuu pasti tak terhitung. Tak terhitung jumlah kenangan kita teman-teman. Aku mau bilang makasih banget untuk semuanya, kalian itu benar-benar segalanya..
Kalian yang paling tau caranya buat aku tertawa itu gimana.. Aku bangga dan seneng punya kalian, aku suka sama setiap kenangan kita. Aaaaaa teman-teman, aku sayang sekali kalian.
Teman itu lebih dari segalanya, mereka yang bikin aku selalu seneng..



"Seperangkat tempat bekal makanan, tempat pensil dan isinya.. Note book, map dan stationery kit"
Barang-barang hadiah 17 tahun dari teman-teman.. Waaaaa gak nyangka akan ada yang kasih kado hihihi makasih teman-teman, kadonya berguna sekali...



"De, kalo kita udahan sekarang gimana?"
Men, itu hadiah terburuk dalam hidup gw!
Haaaa 20 Desember 2010 itu jadi akhir taun yang bad banget. Kenapa mesti di 5 hari sebelum 26bulanan kamu putusin aku? Ah salah aku apa hah? Kurang apa lagi? Jahat kan jahat! Kenapa waktu itu ajak main kalo endingnya gini. Oke berhenti nyeselin kamu pergi. Semoga ada yang lebih baik dibalik ini.



Aaaaah sebenarnya memang banyak hadiah yang aku dapat dalam hidupku.. Sangat banyak.. Gak mungkin rasanya aku tulis semuamuanya.. Yang aku tulis disini ya seengganya yang berkesan di hidup aku, mau itu nyenengin dan sebaliknya.. Ya Allah jangan bosen kirim hadiah untuk aku ya, siapin banyak hadiah buat aku ya.. Hadiah yang manis-manis, aku tunggu :)

Teruntuk cowo hidung mancung..

August 08, 2012 0 Comments
Dari : Orang yang diam-diam memperhatikanmu dari jauh..

Teruntuk cowo berhidung mancung dan berkulit hitam manis plus senyuman yang menawan,

Ahhhh aku tidak berlebihan memujimu kan?
Memang itu kenyataan untukmu, bukanlah sekedar kata-kata yang mungkin gombal. Bahwa di mata ku kamu memang seperti itu, senyummu itu memang selalu membuyarkan seisi pikiranku. Pesan ini khusus aku buat untuk kamu, dengan rangkaian kata-kata yang berapa kali aku tulis dan kemudian aku hapus kembali. Pesan untuk seorang kamu yang letak kelasnya berjarak 2 kelas dari kelasku.

Entah sekeras apapun kamu membuat aku mencoba melupakanmu rasanya aku masih saja ingin melihat wajah tampanmu itu setiap waktu. Tapi memang malah intensitas kita berpapasan jauh lebih sering dibanding ketika aku benar-benar mengejarmu. Oh kamu memang tak sebaik yang kukira, kamu memang jahat kemarin. Tapi ini, ini kamu harus baca pesanku. Haruskah aku print ini? Lalu diam-diam kusuruh temanku menyelipkannya di tasmu? Haruskah? Atau haruskah ku titipkan pesanku ini lewat mading di sekolah?

Ah.... Tidak, mungkin aku tau maksudmu, kamu mau membiarkanku memendam ini sendirian kan?
Baiklah aku ikuti permainanmu... Iya setelah kata-kata yang kau ucapkan pada teman sekelasku itu aku berpikir memang aku harusnya mundur. Aku tau jika kamu memang suka juga kepadaku pasti kamu bilang kan? Menunggu kamu seperti itu entah sampai kapan....
Iya, sejak keputusanku untuk mundur berhenti menyukaimu entah apa rencana tuhan sekarang ini, dia malah membuat intensitas kamu muncul di depan wajahku menjadi lebih sering. Tuhan membuat kamu lebih sering datang ke depan kelasku lagi ketika istirahat, membuat kamu ada di setiap tempat di sekolah dimana aku pun ada disitu, membuat aku selalu berpapasan denganmu secara tidak sengaja, membuat kamu tiba tiba muncul di depan wajahku dengan senyum manis mu itu, membuat kamu selalu ada dalam setiap pandanganku di sekolah. Apa karena sekolah kita yang sempit? Tidak, tidak, malah ketika aku benar-benar menyukaimu hal-hal tadi tidak pernah terjadi begitu mudahnya, sangat sulit untuk melihat kamu di sekolah, sangat-sangat sulit. Dan entah ketidaksengajaan apa lagi ini, setiap ku buka facebookku entah mengapa album foto mu ada di paling atas home page-ku? Ketidaksengajaan apalagi ini?

Apa yang tuhan rencanakan untuk kita?
Apa tuhan ingin membuat semuanya terbalik?
Apa tuhan ingin agar dia sering membuatku melihatmu?
Apa tuhan ingin agar kamu sering melihatku dan suatu hari nanti mukin akan merasakan yang sama denganku?
Biarkan ini jadi rahasianya.. Maafkan aku ya jika aku selalu memperhatikanmu diam-diam dari jauh, maafkan aku diam-diam melihat-lihat album fotomu di facebook. Maafkan aku nampaknya masih akan mencoba memberikan perasaan ini padamu diam-diam. Maafkan aku nampaknya aku masih tetap mengagumi kamu.
Suruh siapa muncul di home page-ku?
Suruh siapa ada di depan wajahku?
Suruh siapa kita selalu berpapasan..

Tapi aku senang ketika kamu ada di depanku atau lewat di depan wajahku, itu kembali membuatku merasakan jantungku berdebar 2x lebih kencang dari biasanya. Atau aku akan pura-pura tidak sadar bahwa kamu ada di dekatku padahal diam-diam aku memperhatikan wajahmu.. Seeing ur smile is one thing i like. Don't tired running in my head :)


Tertanda, Maharani Fitri Lestari Nurnia.
Pengagum si cowo hidung mancung dengan senyum manis :)

Adik sepupuku..

August 08, 2012 0 Comments
"De.... Itu ada yang ngajak main di luar!"

"Siapa kak?"

"Itu temen-temenmu biasa, ngajak main katanya. Kamu lagi apa sih di toilet?"

"Kakak ,au tahu aja deh, bentar kaaaak!"

**

Inilah percakapanku dengan adik sepupuku, kenalkan namaku DwiRizkita Aulia, umurku 17 tahun. Aku tinggal bersama ibuku yang bernama Sisca Priscilia, sudah 2 tahun kami tinggal berdua sejak ayah bercerai dengan Ibu. Dan adik sepupuku Visca Castelia. Dia berumur 5 tahun, masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak. Dia biasa dipanggil Ica, gadis manis yang selalu meminta rambutnya dikucir 2 setiap hari. Dia mulai tinggal di Bandung bersama aku dan Ibu sejak 2 bulan lalu. Ketika orang tuanya meninggal dunia karena mengalami kecelakaan pesawat terbang, dalam perjalan pulang kembali ke Jakarta setelah mereka berlibur dari Paris, seharusnya pesawat itu mendarat darurat. Tapi takdir berkata lain akhirnya tante dan omku itu harus mengakhiri hidupnya dengan  cara yang tragis.. Dia memang memilih tinggal bersamaku dan Ibu karena dia memang lebih dekat dengan kami. Ibunya adalah tanteku yang paling dekat denganku.


"Kaaaak bilang sama tante Sisca aku mau main sama mereka ya!"

"Iya jangan jauh jauh de main nya!"

"Iya kak!"

Sebenarnya dia memang tidak akan pergi bermain jauh-jauh dari rumah, dia hanya bermain di depan rumah sehingga aku pun masih bisa memantaunya dari sini. Dari jendela rumah aku perhatikan dia bersama Ibu. Ah dia memang lucu dan manis, senyumnya sangat manis!
Tapi yang ada di pikiranku hanyalah satu hal, betapa bahagianya Ica, nyaris tak ada kesedihan yang nampak di wajahnya. Tak tampak duka yang tercermin di matanya. Entah dia menyembunyikannya atau dia memang tidak merasakan kesedihan itu. Ya aku tak pernah tahu  isi hatinya, hanya Ica dan tuhan yang tau tentang isi hatinya. Biarlah aku penasaran tentang isi hatinya. Dia tertawa seharian penuh, bermain bersama teman-temannya, tersenyum, dan tertawa sangat lepas.

"Ah Ica, aku harap kamu kamu memang benar-benar bahagia sayang" ucapku dalam hati

Aku sungguh tidak tega jika harus mengingat seorang anak berumur 5 tahun harus merasakan kehilangan atas kedua orang tuanya, untung dia masih kecil, masih duduk di bangku taman kanak-kanak jadi dia tidak akan merasakan kesedihan yang mendalam. Tapi aku sungguh tak tega, apa yang akan terjadi ketika dia sudah besar nanti?

"Dor!"

Lamunanku dibuyarkan oleh ibu. Iya daritadi aku sedang melamun dan mengkhayal, sedang membayangkan nasib Ica. Ternyata semua kata-kata melantur itu hanya lamunanku.

"Ah ibu ngagetin aja sih!"

"Hehe anakku ini lagi ngelamunin apa sih?"
kata Ibu sambil colek pipiku

"Ah enggak bu, gak ngelamunin apa apa kok"

"Ah bohong" goda ibu

"Hmmm... Nggak ada apa apa sih bu, aku cuma lagi mikirin Ica"

"Kenapa emangnya sayang?"

"Kadang kalo aku pikir-pikir aku ga tega bu, masa segede dia udah ditinggal sama orang tuanya"

"Ah sayang ibu ga tau kalo pikiran kamu sejauh itu tentang Ica, yang penting masih ada kita buat Ica. Ica masih punya kita buat dia"


Iya... Betul apa yang ibu bilang. Ica punya kita, aku dan ibu. Ica masih punya kita yang sayang Ica.
Ah tapi aku sirik sama Ica!!! Ica bisa ketawa lepas terus, Ica selalu seneng, Ica ga pernah sedih, Ica selalu enjoy! Tuhan aku mau kaya Icaaaaa aku mau gausah sedih mikirin mama yang cape harus ngebiayain hidup aku, aku mau ga usah sedih mikirin kenapa ayah pergi, aku mau ga usah sedih mikirin masalah di hidup aku. Tuhaaaan aku mau balik lagi jadi anak kecil, jadi anak taman kanak-kanak yang masih belum ngerti apa apa, keliatan selalu seneng! Keliatan ga pernah sedih dan ga ada beban! Emang cuma tuhan yang tau isi hati Ica sebenernya sedih apa ngga, tapi Ica keliatan selalu seneng. Aku mau kaya gitu keliatan selalu seneng.

Tuhaaan bisa aku balik lagi jadi anak kecil? Bisa aku tau isi hati seseorang?
Jawabannya adalah pasti, tentu saja tidak!

Stalker.

August 08, 2012 0 Comments
Satu-satunya tempat dimana aku masih bisa melihatmu dari jarak jauh.
Satu-satunya tempat dimana aku masih bisa memperhatikanmu.
Satu-satunya tempat untuk tahu apa yang kau tulis hari ini, kemarin, beberapa hari yang lalu dan mungkin besoknya.
Satu-satunya tempat dimana aku bisa merindukanmu tanpa ada seorang pun yang tahu.

Tempat itulah, linikala twittermu.
Sesungguhnya beruntunglah diriku berada di masa ini, ketika segala urusan kehidupan semakin mudah dengan berbagai macam teknologi yang ada.

Stalker, sebutlah aku begitu. Hobiku adalah stalking linikala milikmu.

Ku arahkan kursor ku pada tombol search, ku tuliskan username milikmu.
Ketika loading selesai dan seluruh isi di linikalamu muncul aku mulai memasang senyum meringis.
Aku lihat semua yang tertulis disana, apa yang kau tuliskan dan kapan kah kau menuliskannya.
Aku hanya berharap dari salah satu dari yang kau tuliskan di linikalamu adalah untukku, tapi nyatanya tidak akan pernah mungkin kau seperti itu.
Senyum ku hilang perlahan jika aku temukan tulisan di linikalamu yang mungkin mengganggu bagiku dan perasaanku.
Rasanya dadaku bergetar dan jantungku berdegup lebih kencang, ah memang payah aku ini.
Lihat yang seperti itu saja aku sudah kalah, bukan aku yang kalah. Tapi perasaanku yang kalah.
Sungguh, sungguh aku sangat berharap sekali saja aku ada si salah satu tulisan di linikalamu. Tidakkah kau tahu bahwa kau adalah seorang "kamu" yang selalu aku sebut dalam tulisanku.
Entah mengapa hobiku ini membuat kecanduan, iya aku tidak bisa menghentikan diriku sendiri untuk terus melihat linikalamu dan merefreshnya setiap 5 menit sekali. 
Tanganku gemetar, aku gemetar menunggu refresh linikalamu itu.
Aku takut dan cemas menunggu apa yang akan aku baca nanti jika ini sudah selesai.
Jika ada yang mungkin membuat aku senang, senyum manis kemudian akan muncul di bibirku, namun jika ada yang mengganggu perasaanku, senyum itu akan berganti menjadi sebaliknya.

Mengapa hal ini membuat kecanduan?
Staking linikalamu itu membuatku penasaran setiap waktu.
Kadang aku sengaja menunggu seharian untuk tau apa saja yang kau tulis hari ini.
Ini tak bisa aku hentikan, mengapa mengetahui setiap hal tentangmu membuat ketagihan.
Kamu itu candu bagiku, kamu itu seperti obat-obatan terlarang yang membuat ketagihan
Mengapa mengetahui setiap hal tentangmu itu membuat kecanduan?
Aku selalu ingin tahu apa yang kamu lakukan hari ini.
Apakah aku seperti seorang mata-mata dengan melakukan hal seperti ini?
Tapi inilah satu satunya cara aku bisa melihat tanpa kamu tau aku melihatmu.
Aku melihatmu, dari sini. Tapi kau tak tau kan?

Setiap Hal itu Berpasangan

August 08, 2012 0 Comments
Yap! Mencoba mengikuti #15harimenulisdiblog lagi.

Temanya perkenalan?
Ya! Perkenalan.

Ah ini tentang teori alam dan teori tuhan seperti yang pernah aku ceritakan sebelumnya :)
Lalu apa yang ingin aku ceritakan tentang teori alam itu?
Ini perkenalan, jika setiap hal berpasangan berarti ada perkenalan pun pasti ada perpisahan, bukankah perkenalan itu artinya awal bertemu? Ya menurutku sih begitu. Anggap saja awal pertemuan. Ah ini cerita perkenalan ku dengan seseorang yang sebut saja dia pacar pertamaku waktu SD hahahahaha rasanya ingin sekali tertawa jika aku ingat ini, ya ampun anak SD tau apa udah pacar pacaran. Baiklah ini ceritanya :

*perkenalan 1
Perkenalan ku dengan dia? Aku lupa rasanya mungkin itu terjadi begitu saja. Rasanyaaa manis juga ya jika di ingat, anak kecil cinta cintaan, lucu. Tapi kalo udah gede sih kayaknya jadi ga lucu ha ha.
Dulu bahkan untuk menyapa dia pun aku malu setengah mati, yang aku lakukan aku hanya bisa mengirimkan sepucuk surat setiap hari kepadanya. Sebenarnya aku melakukan itu hanya karena sekedar ingin mengobrol tapi ya dulu aku maluuuu sekali. Perkenalanku? Ya itu terjadi karena kami memang sekelas waktu SD dan kami pergi mengaji bersama. Aku ingat, ingat ketika kita sehari penuh pada waktu pelajaran berkirim surat kecil yang aku titip kepada teman sambil berkata "eh kasiin dia ya" hahahaha ampuuuun. Sebenernya aku ingat suratnya aku sama dia itu banyak banget tapi karena dulu aku marah gara gara katanya dia selingkuh jadi aku sobekin aku masukin keresek aku buang hahahahahaha.
Padahal kalo masih ada itu lucu kalo dibaca lagi sekarang.
Sejak pertemuan pertama, kenalan dan sampe pacaran 9 bulan kalo dipikir pikir ituuu absurd banget taugaaa gimana caranya bisa bertahan 9 bulan tanpa ngobrol, cuma surat suratan? Hahahaha paraaaah gimana bisa cobaaa. Tapi sebenernya kalo ketemu dia entah kenapa masih seneng banget dan berharap ya ketika kita sekarang udah gede kalo kita pacaran lagi gimana ya?
Kalo kamu baca sumpah ini cuma bercanda ini ikutan game ahahahah. Tapi kamu sekarang ganteng deh swear, sekali lagi kalo kamu baca beneran ini iseng doang ko! Hahahaha
Teruntuk kamu pacar pertamaku, ABS :)

*perkenalan 2
Aaaaaah ini udah masuk jamannya aku addict dumay banget.
Tahun 2008, helooooo 2008 hahahaha saya ingat aplikasi chatting yang sangat hot waktu itu adalah yehba. Saya join room chat gitu. Chat sama orang-orang bandung dan ketemu orang yang ternyata alumni SMP 43 kita langsung beralih dari room chat ke private chat. Dia duluan yang nge pv. His username is BMTH and his name is Bima *sumpah yaa kalo orangnya baca ini, ini bercanda. Di private chat itu kita kenalan tanya nama dan sekolah, dia sekolah di SMA 11 kelas 3 hahahahaha berawal dari perkenalan singkat itu lalu semakin panjang, dia jadi temen yehba aku. Waktu 2008 pas kenal Bima itu sebelum bulan puasa ampe bulan puasa. Karena bulan puasa otomatis chat tiap sahur karena dia selalu online dan chat tiap subuh. Awalnya berawal dari sebuah "lagi apa?" yang berujung pada pdkt sampai hts hahaha makin sini kerasa Bima makin perhatian, baik, kita chat pagi sore malem, kita telponan ampe malem, suara Bima itu enak didenger hahahaaha aduhh suer ya ka Bim kalo baca ini cuma iseng. Makin deket sampe akhirnya kita punya panggilan sayang yaitu "bep sama darl" huaahahahah sumpah ngakak. Terus deket deket deket, ketemu dan dianterin pergi ke rumah Putra. Tapi karena emang bukan jodoh ya akhirnya kita ga jadi karena ada sesuatu hal dan kita jauh sampe sekarang :|
Hahaha kadang kangen sih terus keingetan tapi ya itu kan udah lama juga. Btw, makasih ya udah bikin aku ngerasain apa itu hts hahahaha :-P
Ya karena teori tuhan itu juga akhirnya kita jauuuh sejauh jauh nya sekitar 124348704544642245 km *lho

*perkenalan 3
Sebenernya ini nyambung sama perkenalan 2 kalo ini berawal dari ym.
Entah bagaimana caranya seonggok akun ym itu ada di friend list saya. Waktunya ya sama kaya pas Bima karena orang ini adalah kiriman dari tuhan untuk membuat hidup saya bersinar dan menjadi lebih baik *eaaaaa
Jadi pas aku ngegalauin Bima, aku cerita ke orang ini. Oh iya, dia Aditya.
Hehehehe kalo baca gak maksud apa apa ini cuma cerita.
Kita kenalan di y!m dan ternyata kita udah temenan di friendster huahahah
Tanya nama dan sekolah. Adit satu sekolah sama Bima dan waktu itu dia kelas 10, eh apa kelas 11 ya?
Dulu aku nge galauin Bima cerita ke Adit, dan dia nge galauin kecengan nya cerita ke aku. Yaaaaampun awalnya cuma karena gini doang! Tapi lama lama kita jadi deket, chat tiap hari tiap sahur juga terus aja kaya gitu. Sampe pas suatu hari tanggal 25 oktober 2008 aku dianter Bima ke rumah Putra kan ceritanya pas itu aku mau move on dari Bima, aku curhat sama Adit di sms, oh ya kita udah sampe smsan juga ya. Aku curhat ke adit, terus malah sorenya entah ada angin apa jam 17.04 dia.... Nembak lewat sms. Ya iyalah kita baru kenal sekitar sebulan belum ketemu pula. Ya aku terima untuk move on aku. Aku seneeeng karena satu hari itu kenangannya ada 2 hahaha. Kita baru ketemu setelah seminggu kita jadian ya ampun hahaha selama seminggu itu kita cuma sekedar chat y!m dan komen komen di fs seharian. Ahhhh rindu sekali masa masa itu. Ya tapi aku hanya bisa merindukannya lewat layar dumay ini. Dan lagi lagi teori tuhan memisahkan kita di 5 hari sebelum kita 26 bulan. Yaaaa lagi lagi teori itu memisahkan aku dengan seseorang.

Ini adalah 3 cerita perkenalan yang hingga sekarang masih aku ingat dan sangat aku ingat. Perkenalan dan pertemuan dengan 3 cowo itu menjadi kenangan indah yang masih aku ingat hingga detik ini. Kenangan ku bersama mereka masih tersimpan rapi dimemori dalam otakku dan nampaknya kenangan ini tidak akan mau pergi dari kepalaku. Mereka terkunci rapat dan membisu dalam kepalaku. Terimakasih untuk semua kenangan yang tidak akan pernah kembali lagi. Ingat teori tuhan. Kita bertemu, kita dipisahkan lagi.

Malam Minggu

August 08, 2012 0 Comments
Saya coba ikutan permainan nya @hurufkecil dan @elnaa_ yang #15harimenulisdiblog hehehe tema hari kedua adalah "Malam Minggu" oke saya ingat akan nulis apaaa, seingat saya ini memang terjadi di Malam Minggu.
Ketika saya SMP ah itu sekitar 3 tahun lalu, pertama kalinya saya membawa seorang "cowok" ke rumah. Oke waktu itu emang gak boleh pacaran, eh belum boleh. Tapi ya namanya anak SMP suka ikut-ikutan temen, liat yang pacaran suka ngikut-ngikut pengen *eeeeeh

Enggak, enggak, gak gitu :|

Itu waktu saya SMP saya adalah seorang Paskibra *ceileeeeh
Itu hari Sabtu, 14 Februari 2009 kalau tidak salah dan tidak lupa lagi, saya ikut lomba paskibra untuk pertama kalinya dan terakhir kalinya.
3 tahun lalu itu saya masih bersama seseorang yang sekarang sebut saja mantan pacar. Saya minta dia datang untuk menonton saya... Dia ngerjain saya katanya sih engga dateng. Taunya dia dateng sama sodaranya.
Saya seneng akhirnya dia dateng...
Sebenernya bukan ini intinya, karena lomba ini ampe malem dan tempat lomba itu lumayan jauh ke rumah saya, seseorang yang dulu predikatnya adalah pacar saya itu dengan berbaik hati mengantar saya pulang ke rumah : )

Malam itu, hujan lumayan deras.
Kita berdua mengenakan jaket milik masing-masing, aku kedinginan.
Malam hari yang dingin, ditambah hujan. Tanganku ditarik agar aku memeluknya dan aku nurut :">
Hujan semakin deras, aku semakin kedinginan ditambah dia yang semakin ngebut agar cepat sampai, dia takut, takut untuk pertama kalinya ke rumahku dan pasti akan bertemu papa dan mamaku.
Akhirnya setelah perjalanan sekitar 1 jam, sampai juga di rumahku.
Papa dan mama menyambut dengan baik, ahhh udah tegang takut dimarahin atau apa tapi ternyata engga eh apa belum? hahaha
Aku suruh dia duduk, aku ganti baju dulu dan samperin dia lagi di teras. Kasian dia kedinginan, baju nya basah. Mama kasih susu anget dan aku temenin dia minum dan ngobrol.
Romantis, diluar hujan, malam hari, kita ngobrol berdua di teras dengan 2 gelas susu coklat hangat.
Setelah itu dia pulang dan mama mulai bertanya tanya siapa dia, sekolah dimana dan lainnya.
Inilah untuk pertama kalinya saya membawa seorang "cowo" ke rumah, dan kamulah "cowo" pertama yang aku bawa ke rumah untuk ketemu papa dan mama.
Itu kamu, yang sekarang menjadi mantanku, itu kamu yang selalu aku  ingat, itu kamu yang tak pernah aku lupa cara senyum dan tertawanya, itu kamu yang masih aku ingat wangi parfumnya, itu kamu yang selalu membuat aku tersenyum dulu, yang terakhir...... itu kamu yang masih selalu datang di mimpiku dan berlari-lari dalam kepalaku, tidakkah kau lelah berlari-lari?
Ingatkah kau tentang hari itu, duhai seseorang yang masih sering ku sebut namanya?
Malam minggu yang mungkin tidak akan pernah dilupakan..
Itu kamu, kamu yang pertama dalam segalanya.

Terimakasih telah mencuri hatku dan lupa mengembalikannya.
Teruntuk kamu, A..