Untukmu, yang ke sekian kalinya.
Maharani Fitri Lestari Nurnia
February 09, 2014
0 Comments
Ini
adalah surat yang entah ke berapa kali nya yang aku tujukan untukmu, beginilah
aku. Kamu harus tahu tidaklah mudah menjadi aku, tidaklah mudah menjadi aku yang
selalu merindukanmu. Menjadi aku yang merindukanmu sementara kamu mengingatku
pun tidak. Jika saat ini aku katakan bahwa hidup ini tidak adil, mungkin iya
bagiku. Aku yang dengan giatnya kamu abaikan, masih saja disini merindukanmu.
Tanpa tahu hingga kapan aku akan merindukanmu sebagai seseorang yang aku
cintai, mungkin. Kamu yang begitu sulit untuk digapai, dan aku yang kali ini
sudah terlalu lelah untuk berjuang. Kamu yang terus menerus ingin untuk
diperjuangkan sementara aku tak pernah diperjuangkan. Aku terus saja mengejarmu
dan berusaha mendapatkanmu dengan berbagai cara, sementara kamu, hanya datang
dan pergi sesukamu.






