Wednesday, February 5, 2014

Kepada teman tersayang.

February 05, 2014 0 Comments

Untuk teman-teman tersayang,


Untuk seluruh teman kesayangan yang menjadi jodohku hingga saat ini, aku akan sangat berterimakasih atas maha baiknya tuhan mempertemukan aku dengan kalian dan bahkan bertahan hingga detik ini. Bukan hal yang mudah menjadi kita, dengan isi kepala yang berbeda antara satu dengan yang lainnya, tuhan mempertemukan kita untuk setidaknya saling melengkapi dan saling mengisi kekurangan satu sama lain. Tuhan memberikan peluang kepada kita satu sama lain sebagai teman untuk membimbing satu dengan lainnya, untuk mengingatkan mana yang baik dan mana yang buruk, untuk mengingatkan mana yang harus kamu lanjutkan dan mana yang harus kamu tinggalkan, untuk setia denganmu di kala suka dan duka, untuk menemanimu dan bersedia mendengarkan segala keluh kesahmu tentang permasalahan hidup yang dirasa sulit untuk dilalui sendiri. Tuhan sungguh maha baik telah mempersiapkan ini semua bagi kita.

Tuesday, February 4, 2014

Surat untuk @sedimensenja

February 04, 2014 0 Comments

Teruntuk @sedimensenja,


Halo, kak. Selamat pagi, siang, sore ataupun malam ketika dirimu sedang membaca surat dariku ini. Sejujurnya, aku tak tahu harus menulis apa di surat yang mungkin isinya tidak terlalu penting ini, yang jelas, aku rasa aku harus mengirim surat padamu atas segala kekagumanku pada semua tulisanmu.
Jika surat ini harus dimulai dengan basa-basi, mungkin alangkah baiknya aku memulainya dengan menanyakan bagaimanakah kabarmu? Semoga cuaca buruk yang menimpa sebagian besar wilayah di Indonseia ini tak ada pengaruhnya dengan kesehatanmu, ya. Masih harus basa-basi atau cukup saja? Ah aku kira cukup saja…

Monday, February 3, 2014

Satu surat lagi untuk kamu.

February 03, 2014 0 Comments

Kepada kamu,

Hai, selamat siang, jika di tempatmu masih siang aku harap kamu tidak lupa untuk makan siang. Jadi, masih bolehkah aku menanyakan bagaimana kabarmu? Setidaknya setelah bertahun-tahun lamanya kita tak pernah bertatap muka, mungkin aku boleh mengetahui bagimana keadaanmu sekarang? Jadi, bagaimana? Masih ingat denganku? Jika ada sebuah pertanyaan yang diberikan kepadaku, yang menanyakan siapakah aku ini? Mungkin hanya akan mampu aku jawab, ini adalah aku yang lupa bagaimana caranya agar tidak jatuh cinta padamu (lagi). Iya, mungkin seperti itu.

Entah siapa yang membuatku amnesia akan hal ini, bagaimana agar tidak lagi mencintaimu seolah tak pernah ada di kepalaku ini. Seolah yang aku tahu hanyalah bagaimana untuk tetap mencintaimu, tanpa menghilangkannya. Lantas apa yang sebenarnya terjadi? Apakah itu semua sengaja aku lakukan? Entahlah, aku pun tak mengerti.

Saturday, February 1, 2014

Mungkin ini curhat.

February 01, 2014 0 Comments

Aku tak pernah banyak menuntut, aku pun tak pernah banyak meminta, aku tak pernah meminta suatu hal yang begitu berat, apalagi memaksa, hanya sebuah kesediaan yang aku mau, sebuah kesadaran diri tanpa paksaan, satu permintaan yang mungkin tak akan aku minta berulang kali.
Nampaknya entah aku yang salah atau orang-orang yang tak lagi peduli, atau aku bukanlah prioritas utama bagi mereka, mereka memiliki hal yang lebih penting dibandingkan aku yang mereka rasa harus lebih diutamakan.. Begitu menurutku, bukan aku yang asik dan sibuk dengan duniaku, ini mungkin hanyalah caraku mengalihkan perhatian agar aku tak banyak mengingat hal-hal yang mungkin kurang menyenangkan untuk diingat terus menerus. Seseorang yang aku anggap dia adalah proiritas dalam hidupku belum tentu menganggap aku pun sebagai prioritas dalam hidupnya.

Wednesday, January 8, 2014

Resolusi 2014.

January 08, 2014 0 Comments
Mungkin Klasik membuat resolusi seperti ini, tapi anggaplah ini sebagai self note bagi diri sendiri bahwa kita mungkin punya cita-cita atau sesuatu yang ingin kita capat. A note to remember, semoga mungkin bisa menjadi nyata.

1. Harus punya pencapaian besar, setidaknya yang bisa membanggakan diri sendiri apalagi orang lain. Kuliah udah mau 4 semester tapi engga ppunya pencapaian apa-apa? rasanya tahun ini harus ada sesuatu yang saya peroleh entah itu hal kecil atau pun hal besar, sesuatu yang bisa saya banggakan dan membuat saya berarti.

Saturday, January 4, 2014

Cerita hari Minggu, 18 Oktober 2013

January 04, 2014 0 Comments
Ini adalah cerita tentang hari Minggu, tanggal 13 Oktober 2013. Jadi ini udah lama kesimpen di draft cuma lupa untuk diselesaikan dan di post. Silahkan dibaca, barangkali setuju atau mau berkomentar, boleeeeh... Jadi mari kita mulai pada ceritanya, begini ceritanya :
Hari ini membatalkan segala rencana untuk nemenin teteh yang baru saja rilis novelnya ini buat ketemu sama seseorang yang mengurusi promo novelnya, by the way selamat teteh Odet akhirnya Novelmu resmi sudah ada di toko buku seluruh Indonesia. Penantianmu akhirnya berbuah hasil dan inilah awal dari semuanya, selamat menikmati perjalanan selanjutnya. Semoga akan ada buku-buku lain yang diciptakan, akan ada anak-anak lainnya yang kelak akan dikenal dunia. Selamat Datang, Cinta. Yang baca tulisan ini, kalian harus merasa penasaran dan harus segera mencarinya di toko buku. Hehehe. Semoga laku keras di pasaran ya, teeeh :----*

Ruang Lingkup Seseorang

January 04, 2014 0 Comments
Pernah berpikir tentang ruang lingkup seseorang?
Ketika banyak orang menggembor-gemborkan untuk tidak boleh berkelompok atau yang lebih sering kita dengar dengan sebutan geng. Katanya sih hidup itu harus bersosialisasi, nggak boleh gep-gepan. Katanya sih gitu..
Katanya hidup itu harus berbaur dan tidak boleh pilih-pilih. Katanya sama temen itu harus akur. Cuma ya mau apalagi, setiap orang kan punya ruang lingkup orang terdekatnya masing-masing, jangan pernah merasa aneh jika terdapat celah dan perbedaan diantara setiap orang.