Saturday, July 6, 2013

Time changes.

July 06, 2013 0 Comments
Ketika waktu berlalu, semua hal berlalu, semua hal berubah, semuanya berbeda, tak lagi sama.
Mungkin seseorang perlu untuk menamparku agar setidaknya mengingatkanku bahwa semua tak lagi sama seperti dulu. 
Entah harus dengan cara apa lagi untuk mengingatkan diri ini bahwa semua yang terjadi sekarang ini sudah tak lagi sama seperti dulu dan tidak akan pernah kembali seperti dulu.
Mengapa terus membandingkan segala hal yang ada sekarang ini dengan apa yang telah terjadi di masa lalu?
Tak lelah kah diri ini menjadi orang yang terus menerus merasa tersiksa karena terus membandingkan sesuatu?

Wednesday, June 26, 2013

Lalu bagaimana denganmu?

June 26, 2013 0 Comments
Jika tengah malam tiba, satu hal yang aku benci adalah mendapati bayangmu yang memenuhi seluruh isi kepala ini dengan segala ekspresi wajahmu dan semua rekaman dari masa lalu. 
Entah apa yang salah dengan kepala ini yang maunya hanya di isi segala bayangan tentang kamu, semua itu belum mau pergi. 
Segala rindu yang mungkin tertuju padamu ternyata ikut pula memaksa agar kepala ini terus mengingat kamu. 
Rasanya dirimu ini seolah terperangkap dalam kepalaku, ada dalam sebuah labirin yang mungkin kau tak tahu jalan untuk keluar, tak ada celah sedikit pun, entah kamu yang tak mau pergi atau aku yang tetap membiarkanmu ada disana hingga kini.
Nampaknya membiarkanmu ada di pikiranku adalah sebuah pilihan yang tidak bijak, itu rasanya seperti memaksakan sesuatu yang tak seharusnya ada.

Friday, June 21, 2013

(masih) Surat untukmu..

June 21, 2013 0 Comments
Kepada kamu,


Selamat pagi, siang, sore, atau mungkin malam ketika kamu membaca ini dimana pun kamu berada dan sedang apa pun kamu saat ini, entah sedang duduk manis, tidur terlentang, sedamg bersantai, rebahan, atau apa pun itu yang jelas ini ada sebuah surat yang harus kamu baca setidaknya hingga selesai, bacalah terlebih dahulu surat ini sebelum nantinya boleh kamu abaikan (dengan cara apa pun itu).

Sunday, May 12, 2013

Tentang Rindu

May 12, 2013 0 Comments
Ketika keinginan diri untuk memenuhi kemauan dari rasa rindu yang tak terbendung berbanding lurus dengan rasa sakit yang dihadirkan sesaat setelah rindu menemukan pelipur nya.
Ketika aku memutuskan untuk memenuhi maunya hati dan diri ini untuk melepaskan rindu yang sudah tak terbendung lagi ini, sayangnya selalu dengan orang yang salah rindu ini dijatuhkan.
Sehingga yang aku dapat bukanlah rasa lega atas rindu yang aku rasa ini, hanyalah kecewa yang aku rasa, kecewa karena rasa rindu ini dijatuhkan pada orang yang salah sehingga rindu ini seolah-olah tak layak untuk mendapatkan sebuah balasan.
Memangnya rindu bisa memilih pada siapa dia dijatuhkan? Tidak.
Aku sendiri yang memilih untuk memenuhi keinginanku ini, namun aku sendiri yang menyesalinya.
Rindu ini terkadang membuatku seolah menjadi manusia paling bodoh yang pernah ada di bumi ini, rindu ini selalu membuat logika dan hati bertabrakan. Bersebrangan. Bertolak belakang.

Wednesday, May 8, 2013

Cerita Tentang Ayah.

May 08, 2013 1 Comments
Dia memang bukanlah seorang superhero hebat seperi superman, dia bukanlah  superhero hebat yang juga sekaligus jutawan kaya raya seperti iron man, dia bukanlah seorang presiden, dia bukanlah orang nomor satu di negeri ini, dia bukanlah siapa-siapa, dia hanyalah seorang yang menkjubkan dan nomor satu di hatiku yang aku merasa sangat beruntung telah memilikinya. Dia lah ayahku yang hebat dan tak ada gantinya!!

Friday, April 12, 2013

Menyerah..

April 12, 2013 0 Comments
Why did we give up on us?

Ada sebuah pertanyaan yang hingga kini tak pernah aku temukan jawabnya, sekalipun aku berusaha mencarinya, memang mungkin ada beberapa hal yang dibiarkan untuk tetap menjadi sebuah pertanyaan, tanpa sebuah jawaban.
Mengapa kamu menyerah dengan kita yang selama ini kita perjuangkan?
Ketika semua rasa lelah sudah di korbankan, mengapa tetap saja ada kata menyerah yang hadir dalam kita? 
Padahal selama ini aku berjuang mati-matian untuk terhindar dari apa yang mereka sebut dengan kebosanan, apa yang mereka sebut berpaling, apa yang mereka sebut dengan rasa lelah, aku coba untuk menahan diri ini agar terhindar dari emosi yang berlebih, cemburu yang menggebu-gebu, amarah yang meluap, semua itu aku kubur dalam-dalam demi kamu, ya kamu!

Monday, March 25, 2013

Menulis bersama @gerieabimanyu

March 25, 2013 0 Comments
Saya :
Harus ada biaya atau upah yang dikeluarkan untuk membayar sebuah pekerjaan yang dilakukan orang lain. Jika pekerjaan yang aku lakukan adalah mencintaimu, kamu akan membayarku dan memberiku upah dengan apa? Bukankah setiap hal harus mendapatkan timbal balik? Baik yang berupa materi ataupun sebuah penghargaan. Setiap hal dilakukan dengan tujuan tertentu, mengharapkan timbal balik itu pasti.
Setiap hal sudah diciptakan tuhan berpasangan dan pasti ada timbal balik. Bukan artinya aku adalah seseorang yang pamrih dan tidak tulus, tapi kau tahu? Aku hanya ingin diperlakukan sewajarnya. Pekerjaan yang aku lakukan adalah mencintaimu, berikanlah aku sekedar upah atas usaha dan kerja kerasku untuk mencintaimu. Aku hanya ingin profesiku sebagai pengagummu mungkin kamu hargai. Ibaratkanlah aku seperti itu.