Friday, January 18, 2013

Untuk yang Sudah Menemukan Penggantiku

January 18, 2013 0 Comments
Kepada kamu yang sudah menemukan penggantiku,


Apa yang harus aku mulai terlebih dahulu? Menyapamu? Menanyakan kabarmu? Atau menanyakan menganai pacar barumu? Ah untuk apa aku harus berpura-pura baik di surat ini jika sesungguhnya aku kecewa dan terluka. Luka ini kamu biarkan semakin menganga dengan apa yang kau lakukan bersamanya dan aku mampu melihat apa yang kau lakukan.
Tapi jauh di lubuk hatiku memang aku tak bisa memungkirinya bahwa aku memang masih mengharapkanmu diam-diam. Aku sangat terluka ketika mengetahui kamu yang kemudian berputus asa dan menyerah pada kita. Iya memang itu sudah terjadi sengat lama namun tak pernahkah kau sadari luka yang menganga ini? Kau sakiti berulang kali seolah luka yang kau sirami air cuka dan membuatnya semakin pedih. Iya aku minta maaf mengenai aku yang menaruh harapku padamu, tapi ini ulahmu. Aku tak tahu bagaimana menghentikannya.

Thursday, January 17, 2013

Kepada Kamu yang Menjadi Candu Bagiku

January 17, 2013 0 Comments
Kepada kamu,

Kamu harus tahu berapa banyak malam yang terbuang hanya untuk terbujur kaku menanti sesuatu yang membuatku ragu. Entah malam ini adalah malam ke berapa aku bertingkah seperti ini, bolak-balik dari handphoneku menuju komputer atau sebaliknya dari komputer menuju handphoneku, menunggu, menerka-nerka, berharap, menanti agar ada kamu disana. Bodohnya aku menanti kamu di dalam malam sesyahdu ini, kehadiranmu jelas hanya menghadirkan pilu. Namun pilu ku ternyata menjadi candu, aku menikmati dukaku, karenamu. Aku menunggu, dan aku menyukai bagian ketika ada ringtone tertanda bahwa ada pesan masuk di handphoneku atau ada notification di komputerku, segera aku berlari menghampirinya, aku harap itu kamu, aku harap disana ada kamu. Ketika ada kamu disana, aku menunggu kamu memulai duluan, memberi sebuah sapaan disetiap malamnya yang pada akhirnya ini hanya sebuah hal yang orang-orang sebut dengan membuang-buang waktu. Karena ternyata kemungkinan kamu untuk menyapa duluan itu, ah sangat tidak mungkin terjadi. Setiap malam aku menunggu, bahkan hingga larut malam.

Wednesday, January 16, 2013

Teruntuk @eridaas

January 16, 2013 0 Comments
Teruntuk Erida Asih Selilana,

Halo Erida, selamat ulang tahun ya. Aku sendiri tahu ulang tahunmu adalah 8 hari yang lalu, tapi tak apa. Doaku semoga kamu panjang umurnya, sehat selalu, lancar dalam urusan perkuliahan, sukses dalam urusan kehidupannya, dikabulkan yang diinginkannya, nyalain handphone nya jangan biarin dia mati terus, jangan susah dihubungi dan semua doa terbaikku yang menyertaimu.
Besok-besok ulang tahun kamu kayaknya harus di kasih baterai handphone apa powerbank mungkin ya biar kamu nggak sulit dihubungi lagi… Hahahahaha maafkan daku.
Tahu sendiri kan kemarin kita leave message di depan pintu, andaikan kamu pulang nggak akan gitu jadinya kemarin. Tapi kita udah siapin kue, lilin dan koreknya untuk kamu nyalakan dan kamu tiup sendiri hahahaha. Sambil modusin kamu di chat fb sebenarnya itu udh di kamar kamu lagi nungguin kamu. Ini jadi surprise yang gagal total hahahaha tapi nggak apa-apa setidaknya kita ingat akan hari lahirmu.
Sekali lagi, selamat ulang tahun Erida. Semoga selalu menjadi wanita hebat dan menjadi panutan banyak orang. Tetap jadi wanita tangguh dan kuat melebihi apa yang kamu kira. You’re the great one, more than you know. Stay as my best friend. Stay good, stay true, stay gold, and stay young. Me love you hanyiiii :----*

Tertanda, Mahar.

Nb : Aku punya hadiah untuk kamu dam diharapkan kamu tidak protes dan selamat menikmati J



 #30HariMenulisSuratCinta, Hari ke-3
17.00

Tuesday, January 15, 2013

Surat kedua untuk @hurufkecil.

January 15, 2013 0 Comments

Halo ka tomat, apa kabarmu hari ini?
Ini surat cinta keduaku yang aku kirimkan untukmu, semoga tak bosan untuk mendapatiku menulis surat untukmu lagi. Dan juga semoga engkau tak terganggu dengan surat keduaku untukmu ini.
Aku bingung harus memulai surat ini darimana, dari menanyakan apa yang kau lakukan sekarang ini, atau aku menanyakan apa kesukaanmu? Ah tidak.
Aku harus mulai dari bagaimana aku menyampaikan kekagumanku padamu, lagi. Melalui surat ini aku ingin menyampaikan kekagumanku padamu. Melalui surat keduaku ini, izinkan aku untuk mengutarakan kekaguman dan kesukaanku akan kata-katamu yang kau ciptakan di timeline-mu.
Ini surat keduaku untukmu, kau lagi yang aku pilih untuk menerima surat cinta dariku. Aku tak peduli jika kata orang aku tidak kreatif karena aku mengirimkan lagi surat cintaku untukmu, padahal sebenarnya aku tidak seperti itu, ini artinya hingga saat ini kau tetap menjadi seseorang yang aku kagumi untuk menjadi inspirasiku. Kau lagi orangnya yang ternyata berhasil mencuri pandangan mataku untuk sesaat ketika tweetmu muncul di timelineku. Aku suka menghabiskan waktu bercumbu dengan kata-kata yang kau ciptakan.

Monday, January 14, 2013

Kepada kamu, yang sulit untuk digapai.

January 14, 2013 0 Comments
Bandung,
14 Januari 2013

Teruntuk kamu,

Selamat siang, duhai kamu yang masih sulit untuk digapai. Rangkaian kata-kata ini aku khususkan untuk dirimu. 
Biarkan aku bertanya padamu. Masih bahagiakah kau dengan kesendirianmu? Masihkah kau menyukai hari-harimu yang sepi tanpa seseorang yang mungkin bisa kau ajak bicara? Masihkah kau merasa nyaman dengan hidupmu yang sendiri itu? Tidakkah kau merasa membutuhkan seseorang di sampingmu? Tak pernahkah terbesit keinginan untuk berdua dengan seseorang?
Aku masih bertanya-tanya hingga saat ini, apakah yang membuatmu menjadi seseorang yang sangat sulit untuk digapai, bahkan seolah-olah kau tak memberikan celah sedikit pun untuk siapapun itu -khususnya aku. Apakah yang menjadi pertimbanganmu selama ini? Mengacuhkan yang mempedulikanmu dan mungkin mempedulikan yang mengacuhkanmu, tak bosankah? Apalagi yang kau pikirkan, dan apalagi yang seharusnya terjadi pada hidupmu sebenarnya?

Thursday, January 3, 2013

Aku benci..

January 03, 2013 0 Comments
Aku benci ketika di malam hari mataku terpejam ku dapati bayangmu disana, melintas, bahkan mendiami seluruh ruang gelap mataku dan seluruh ruang otakku. Datang di setiap mimpi-mimpi indahku, malam ini aku rindu kamu *lagi-dan-lagi* dada ini terasa sesak mengingatmu, air mata pun seolah berlomba untuk mengalir di pipi. Sadarkah, ternyata masih kamu yang aku rindu satu-satunya, namun aku pun sadar diri, apa pedulimu padaku?

Tekadang

January 03, 2013 0 Comments
Karena ketika kamu bahagia, tidak selalu orang-orang ikut bahagia denganmu. Kamu tak pernah tau apa yang orang-orang di luar sana sedang rasakan. Mungkin sedih, kecewa, terluka, atau bimbang, bahagia mu tidak selalu berarti bahagia bagi orang lain. Terkadang disaat orang lain bahagia, disana juga ada yang sedang merasa kecewa, hargailah. Terkadang pula mungkin semua yang kamu rasa dipendam saja, atau boleh kau bagi namun tidak untuk selamanya karena bahagia dan kecewa harus adil untuk setiap orang. Nikmatilah, namun ingat pula sekitarmu.